100 TOKOH PALING BERPENGARUH DI DUNIA MICHAEL HART PDF

Doshura Kriterianya ialah yang berpengaruh. In Mecca, he had had few followers. Kesubjektifan [ sunting sunting sumber ] Pemilihan dunai kedudukan berhubung dengan yang lain adalah amat subjektif. Antony Van Leeuwenhoek Where the artists themselves were looked upon as a treasured resource. Videos with the same name you can view in Primary channel In fact, as the driving force behind the Arab conquests, he may well rank as the most influential political leader of all time. Ratu Isabella I But to get the complete understanding and know the critical reasons for ranking berpengaguh people above or below others, it is highly recommended to go through the book.

Author:Felar Malazil
Country:Russian Federation
Language:English (Spanish)
Genre:Music
Published (Last):7 September 2007
Pages:274
PDF File Size:11.54 Mb
ePub File Size:3.81 Mb
ISBN:446-9-96144-770-7
Downloads:53445
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Doular



Hart Bagi penggemar literasi sejarah, buku Tokoh Paling Berpengaruh Di Dunia adalah buku yang wajib dibaca dan dimiliki. Buku yang ditulis Michael H Hart ini sudah diterjemahkan dalam 20 bahasa dan dicetak jutaan kali. Mengutip perkataan Komarudin Hidayat, ini adalah karya abadi yang selalu relevan sepanjang zaman. Sebuah buku yang fenomenal dan paling kontroversial dalam sejarah.

Terlalu berlebihan? Saya kira tidak. Setiap orang boleh mempunyai interpretasi tersendiri siapa tokoh terhebat, terkenal, terpopuler atau parameter yang dipilih Hart adalah yang paling berpengaruh. Dalam menyusun katalog tokoh paling berpengaruh, Hart menempatkan para tokoh tersebut dalam susunan peringkat yang kontroversial, namun tetap disertai alasan yang logis dan bisa diterima para pembacanya.

Berulangkali Hart menegaskan, bahwa yang dia urutkan adalah atas dasar pengaruhnya, bukan karena nama besarnya atau seberapa terkenal tokoh tersebut. Mengapa harus ada revisi? Apakah sejarah bisa direvisi? Menurut Hart, satu alasan untuk membuat revisi adalah bahwa sejarah tidak berhenti di tahun , ketika edisi pertama buku ini ditulis.

Banyak sejarah baru yang tercipta, dan tokoh-tokoh baru bermunculan. Shakespeare Bukanlah Shakspere, Pria dari Stratford-on-von Itu Pada buku edisi revisinya, perubahan paling mencolok dan tentu saja menimbulkan kontroversi adalah ketika Hart mencantumkan nama Edward de Vere sebagai nama sebenarnya dari penyair terkenal William Shakespeare.

Menurut Hart, perubahan ini dibuat dengan sangat enggan, dan menggambarkan pengakuan bahwa dia sudah melakukan kesalahan serius karena begitu saja "mengikuti khalayak" atau pendapat umum tanpa menguji fakta dengan teliti. Hart mengakui dia sudah terpengaruh oleh sumber-sumber dari buku yang disebutnya "kaum ortodoks" dan mengabaikan argumen-argumen dari "kaum skeptis". Dari sejak mula protes dia terima terkait sosok dibalik nama William Shakespeare, Hart dengan teliti memeriksa argumen kedua belah pihak.

Hingga kemudian sampai pada kesimpulan bahwa "kaum skeptis" lebih benar dan bukti-bukti mengarah kepada Edward de Vere sebagai tokoh dibalik nama William Shakespeare. Hoaks yang Dipelihara Untuk menebus kesalahannya, Hart mengulas profil Edward de Vere dalam 20 halaman, paling banyak diantara profil tokoh lain dalam bukunya.

Secara ringkas dan padat, Hart mengajukan beberapa argumen dan deduksi mengapa ia sampai pada sebuah kesimpulan William Shakespeare adalah nama pena dari Edward de Vere, Earl of Oxford ke Selain itu, Hart dengan beraninya menjawab sebuah pertanyaan, "Jika de Vere adalah Shakespeare, bagaimana Shakspere bisa dianggap sebagai penulis naskah-naskah Othello, Hamlet dan karya terkenal lainnya itu"?

Menurut Hart, penjelasan yang paling mungkin adalah Shakspere adalah hoaks yang diciptakan keluarga Edward de Vere ketika mereka memutuskan menerbitkan kumpulan karyanya dan memilih terus mempertahankan kerahasiaan identitasnya.

Buku Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia edisi revisi mengajarkan beberapa hal penting. Pertama, hoax ternyata sudah ada sejak jaman dulu, dan memang sengaja diciptakan. Tujuannya adalah untuk merahasiakan kepribadian seseorang karena takut akan tercipta sebuah skandal yang tidak diinginkan.

Kedua, dan ini yang paling penting, sejarah ternyata bisa direvisi. Karena sejarah itu dinamis, tidak berhenti pada satu waktu saja. Bagi seorang penulis yang menggeluti bidang sejarah, merevisi buku hasil karyanya tentu saja butuh keberanian lebih. Karena itu berarti ada pengakuan kesalahan yang sudah dilakukannya, sebagaimana yang dialami oleh Michael H Hart.

Kontroversi Kesultanan Majapahit Beberapa waktu lalu, dunia literasi Indonesia dikejutkan dengan kontroversi seputar tokoh Gajah Mada. Wacana dari buku ini pun menjadi viral, hingga kemudian entah siapa yang memulai, Gajah Mada disebut dengan Gaj Ahmada.

Banyak yang membantah informasi tersebut. Tidak sedikit yang menilainya sebagai hasil otak-atik gathuk asal nyambung , dan tidak sedikit pula yang menertawakan. Namun, penulis buku Herman Sinung Janutama dan Ketua Tim Kajian Kesultanan Majapahit, Ryanto Tri Nugroho menanggapi enteng sindiran dan cibiran di media sosial terhadap teori yang mereka ajukan bahwa Majapahit adalah kesultanan islam.

Menurut Rinto, kajian itu didasari anggapan bahwa ada pembalikan sejarah masa lalu Nusantara oleh peneliti kolonial. Mungkinkah Merevisi Sejarah Majapahit? Apa yang dilakukan penulis buku Kesultanan Majapahit dan yang dialami mereka sekilas mirip dengan cerita kontroversi tokoh William Shakespeare.

Jika Michael H Hart bisa sampai pada kesimpulan bahwa buku-buku ortodoks yang menyebut Shakspere sebagai penulis naskah-naskah drama legendaris Hamlet dan Othello adalah hoax, mengapa kita tidak bisa melakukan alur berpikir seperti penulis buku Kesultanan Majapahit itu? Yang oleh Hart disebut "kaum skeptis"karena selalu meragukan kebenaran sejarah. Hingga kemudian Hart dengan enggan mengakui kesalahannya dan menyebut argumen kaum skeptis lebih meyakinkan daripada kaum ortodoks.

Mungkin ada metode penelitian yang salah dari penulis buku Kesultanan Majapahit. Atau bisa juga deduksi yang mereka ambil tidak didukung bukti-bukti sejarah yang kuat. Tapi, tidak dengan entengnya kita kemudian mencibir dan mencemooh kesimpulan yang sudah mereka buat.

Siapa tahu, kelak ada sejarawan lain yang bisa membuktikan dengan jelas dan tanpa keraguan, bahwa Kesultanan Majapahit itu benar adanya? Sebagaimana setelah 14 tahun meneliti kembali berbagai argumen dan fakta, Michael H Hart menerbitkan buku revisi dan mencantumkan Edward de Vere sebagai William Shakespeare. Namun, dialah satu-satunya orang dalam sejarah yang sangat berhasil, baik dalam hal keagamaan maupun sekuler.

Dari asal-usulnya yang bersahaja, Muhammad Saw. Saat ini, tiga belas abad pascawafatnya, pengaruhnya masih kuat dan merasuk. Mayoritas nama-nama dalam buku ini memiliki keuntungan karena lahir dan dibesarkan di pusat-pusat peradaban, negeri-negeri yang sangat berbudaya atau penting dari sisi politik.

Sebaliknya, Muhammad Saw. Yatim-piatu sejak berusia enam tahun, beliau dibesarkan dalam lingkungan yang bersahaja. Tradisi Islam berkisah bahwa beliau tidak dapat membaca atau menulis. Posisi ekonominya membaik ketika pada usia 25 tahun, dia menikahi seorang janda kaya. Meski begitu, kala beliau mendekati usia 40 tahun, hanya ada sedikit indikasi yang dapat menunjukkan kebesaran beliau.

Kebanyakan orang Arab pada masa itu menyembah berhala dan percaya pada banyak dewa. Namun, ada sejumlah kecil orang Yahudi dan Nasrani di Makkah; kemungkinan besar dari merekalah Muhammad Saw. Ketika berusia 40 tahun, Muhammad Saw. Selama tiga tahun, Muhammad Saw. Kemudian, sekitar , beliau mulai berdakwah di depan publik. Seiring dengan bertambahnya pengikut-pengikut baru, pihak penguasa Makkah mulai menganggapnya sebagai gangguan berbahaya.

Pada , karena khawatir dengan keselamatannya, beliau mengungsi ke Madinah sebuah kota yang berjarak sekitar mil di utara Makkah , di mana dia ditawari posisi yang memberinya kekuasaan politik yang cukup besar. Peristiwa ini—disebut Hijrah—adalah titik balik kehidupan sang Rasul. Di Makkah, beliau hanya memperoleh sedikit pengikut.

Di Madinah, beliau memperoleh lebih banyak pengikut, dan segera mendapat pengaruh yang serta-merta menjadikannya seorang penguasa absolut. Selama beberapa tahun berikutnya, seiring jumlah pengikut yang meningkat pesat, serangkaian pertempuran terjadi antara Madinah dan Makkah.

Perang ini berakhir pada dengan kemenangan di pihak Muhammad Saw. Di 2,5 tahun sisa hidupnya, beliau menyaksikan suku-suku Arab berbondong-bondong memeluk agama baru ini. Ketika Muhammad Saw. Suku-suku Badui Arab memiliki reputasi sebagai petarung yang tidak takut mati. Namun, jumlah mereka sedikit, serta dihantui oleh perpecahan dan perang antara saudara. Itu sebabnya mereka bukan ancaman bagi tentara-tentara kerajaan di wilayah-wilayah pertanian yang mapan di utara yang jumlahnya lebih besar.

Namun, setelah Muhammad Saw. Dari segi jumlah, orang-orang Arab bukanlah tandingan lawan-lawan mereka. Toh, di medan perang, justru sangat berbeda. Orang-orang Arab yang terinspirasi ini dengan cepat menaklukkan seluruh Mesopotamia, Suriah, dan Palestina.

Sampai tahun , Mesir dirampas dari tangan Kekaisaran Byzantium, sementara tentara Persia dihancurkan dalam perang-perang menentukan di Qadisiya pada dan Nehavend pada Akan tetapi, penaklukan-penaklukan luar biasa ini—dilakukan di bawah pimpinan para sahabat dan pengganti Nabi, Abu Bakar dan Umar bin Khattab—tidaklah menandai akhir penaklukan bangsa Arab.

Di sana mereka berbalik ke utara menyeberang Selat Gibraltar dan menggilas kerajaan Visigoth di Spanyol. Untuk sesaat, tampaknya orang-orang Islam bakal menaklukkan seluruh kerajaan Nasrani di Eropa.

Namun, pada , pada pertempuran Tours yang terkenal itu, satu pasukan Muslim yang bergerak maju sampai ke pusat Prancis, akhirnya dikalahkan oleh pasukan Franks. Meski begitu, dalam kurun waktu seabad penuh peperangan, orang-orang Badui ini—yang diilhami oleh sabda Nabi Saw.

Di mana pun tentara ini melakukan penaklukan, selalu disusul dengan berbondong-bon dongnya orang memeluk agama baru ini. Kini, tidak semua penaklukan ini terbukti dapat dipertahankan. Orang-orang Persia—walaupun tetap memeluk agama Sang Rasul—meraih kemerdekaan mereka dari orang-orang Arab.

Dan, di Spanyol, setelah lebih dari tujuh abad peperangan, orang-orang Nasrani akhirnya kembali menguasai seluruh semenanjung Iberia. Namun, Mesopotamia dan Mesir—dua tempat kelahiran peradaban kuno—tetap dikuasai orang Arab, juga seluruh pantai Afrika Utara.

Tentu saja agama baru ini terus berkembang di abad-abad sesudahnya, jauh melampaui tapal batas penaklukan tentara Muslim. Saat ini, agama ini memiliki puluhan juta pengikut di Afrika dan Asia Tengah, dan lebih banyak lagi di Pakistan dan India Utara, serta juga Indonesia.

Di Indonesia, agama baru ini menjadi faktor pemersatu. Namun, di subbenua India, konflik antara Islam dan Hindu masih menjadi hambatan besar untuk bisa bersatu. Lantas, bagaimana kita akan menilai dampak keseluruhan Muhammad Saw. Seperti semua agama, Islam memiliki pengaruh besar pada kehidupan para penganutnya. Untuk alasan inilah para pendiri agama besar dunia menempati posisi atas dalam buku ini. Karena jumlah orang Nasrani di dunia ini sekitar dua kali lipat lebih banyak daripada Muslim, awalnya mungkin tampak aneh bila Muhammad Saw.

Ada dua alasan utama di balik keputusan ini. Pertama, Muhammad memainkan peran yang jauh lebih penting dalam perkembangan Islam ketimbang Yesus dalam per kembangan agama Nasrani. Meskipun Yesus yang bertanggung jawab terhadap prinsip-prinsip moral dan etika Nasrani sejauh ini berbeda dari Yudaisme , tetapi Santo Paulus yang menjadi pengembang utama teologi Nasrani, penyebar utamanya, dan penulis sebagian besar Perjanjian Baru.

Namun, Muhammad Saw. Selain itu, beliau juga memainkan peran kunci dalam penyebaran agama baru ini dan dalam pendirian praktik religius Islam.

HRS DF11 PDF

100 ORANG PALING BERPENGARUH DI DUNIA MICHAEL HART PDF

July 18, Pada tahun , Michael H. Hart seorang sejarahwan dan ilmuwan AstroFisika Asal Amerika Serikat menerbitkan buku yang ia beri judul: The A Ranking of the Most Influential Persons in History atau orang yang paling berpengaruh dalam sejarah dunia. Buku ini menuai banyak pro dan kontra salah satunya dikarenakan tercantumnya Nabi Umat Islam Muhammad sebagai orang yang paling berpengaruh dalam sejarah urutan pertama. Michael H. Hart berpendapat bahwa Muhammad adalah satu-satunya pemimpin agama yang tidak hanya menjadi panutan dalam hal agama namun juga merupakan pemimpin Negara, militer, meletakkan dasar ekonomi dan budaya. Walaupun jumlah penganut muslim 1,3 Milyar masih lebih sedikit dari penganut Kristen yang lebih dari 2, 2 Milyar orang, Yesus sendiri tidak pernah berperan lebih besar dari Santo Paulus dalam hal menyebarkan ajarannya secara langsung.

AITHIHYAMALA ENGLISH PDF

Produk Michael Hart

Hart Bagi penggemar literasi sejarah, buku Tokoh Paling Berpengaruh Di Dunia adalah buku yang wajib dibaca dan dimiliki. Buku yang ditulis Michael H Hart ini sudah diterjemahkan dalam 20 bahasa dan dicetak jutaan kali. Mengutip perkataan Komarudin Hidayat, ini adalah karya abadi yang selalu relevan sepanjang zaman. Sebuah buku yang fenomenal dan paling kontroversial dalam sejarah. Terlalu berlebihan? Saya kira tidak. Setiap orang boleh mempunyai interpretasi tersendiri siapa tokoh terhebat, terkenal, terpopuler atau parameter yang dipilih Hart adalah yang paling berpengaruh.

HOW TO CONVERT SAFARI WEBARCHIVE TO PDF

100 Tokoh Paling Berpengaruh Di Dunia ~ Michael H. Hart

.

Related Articles