ABORTUS IMMINENS PDF

Abortus adalah berakhirnya kehamilan melalui cara apapun, spontan maupun buatan, sebelum janin mampu bertahan hidup. Batasan ini berdasar umur kehamilan dan berat badan. Dengan lain perkataan abortus adalah terminasi kehamilan sebelum 20 minggu atau dengan berat kurang dari gr Handono, Kata lain yang luas digunakan adalah keguguran Miscarriage Abortus imminens keguguran mengancam Peristiwa terjadinya perdarahan dari uterus pada kehamilan sebelum 20 minggu, dimana hasil konsepsi masih dalam uterus, dan tanpa adanya dilatasi serviks. Dalam hal ini rasa mules menjadi lebih sering dan kuat, perdarahan bertambah. Pada pemeriksaan vaginal, kanalis servikalis terbuka dan jaringan dapat diraba dalam kavum uteri atau kadangkadang sudah menonjol dari ostium uteri eksternum.

Author:Tygoshicage Vudogal
Country:Samoa
Language:English (Spanish)
Genre:Relationship
Published (Last):12 December 2013
Pages:404
PDF File Size:12.29 Mb
ePub File Size:16.18 Mb
ISBN:248-2-14322-311-2
Downloads:13568
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kigazilkree



Latar Belakang Abortus provocatus adalah istilah Latin yang secara resmi dipakai dalam kalangan kedokteran dan hukum. Maksudnya adalah dengan sengaja mengakhiri kehidupan kandungan dalam rahim seseorang perempuan hamil. Karena itu abortus provocatus harus dibedakan dengan abortus spontaneus, dimana kandungan seorang perempuan hamil dengan spontan gugur. Secara medis abortus dimengerti sebagai penghentian kehamilan selama janin belum viable, belum dapat hidup mandiri di luar rahim, artinya sampai kira-kira 24 minggu atau sampai awal trimester ketiga.

ABORTUS Abortus adalah ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari gram. Istilah abortus dipakai untuk menunjukkan pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup di luar kandungan.

Faktor yang menyebabkan kelainan ini adalah a. Kelainan kromosom, terutama trisomi autosom dan monosomi X b. Lingkungan sekitar tempat implantasi kurang sempurna c. Pengaruh teratogen akibat radiasi, virus, obat-obatan, tembakau atau alkohol. Patogenesis Pada awal abortus terjadi perdarahan desiduabasalis, diikuti nekrosis jaringan sekitar yang menyebabkan hasil konsepsi terlepas dan dianggap benda asing dalam uterus. Kemudian uterus berkontraksi untuk mengeluarkan benda asing tersebut.

Pada kehamilan kurang dari 6 minggu, villi kotaris belum menembus desidua secara dalam, jadi hasil konsepsi dapat dikeluarkan seluruhnya. Pada kehamilan 8 sampai 14 minggu, penembusan sudah lebih dalam hingga plasenta tidak dilepaskan sempurna dan menimbulkan banyak perdarahan. Pada kehamilan lebih dari 14 minggu, janin dikeluarkan lebih dahulu daripada plasenta. Hasil konsepsi keluar dalam berbagai bentuk, seperti kantong kosong amnion atau benda kecil yang tak jelas bentuknya lighted ovum janin lahir mati, janin masih hidup, mola kruenta, fetus kompresus, maserasi atau fetus papiraseus.

Manifetasi Klinis Terlambat haid atau amenore kurang dari 20 minggu. Pada pemeriksaan fisik : Keadaan umum tampak lemah atau kesadaran menurun, tekanan darah normal atau menurun, denyut nadi normal atau cepat dan kecil, suhu badan normal atau meningkat. Perdarahan pervaginam, mungkin disertai keluarnya jaringan hasil konsepsi Rasa mulas atau keram perut di daerah atas simfisis, sering disertai nyeri pinggang akibat kontraksi uterus Pemeriksaan ginekologi : a.

Colok vagina : porsio masih terbuka atau sudah tertutup, teraba atau tidak jaringan dalam kavum uteri, besar uterus sesuai atau lebih kecil dari usia kehamilan, tidak nyeri saat porsio dogoyang, tidak nyeri pada perabaan adneksa, kavum Douglasi, tidak menonjol dan tidak nyeri. Pemeriksaan Penunjang Tes kehamilan : positif bila janin masih hidup, bahkan 2 — 3 minggu setelah abortus Pemeriksaan Doppler atau USG untuk menentukan apakah janin masih hidup Pemeriksaan kadar fibrinogen darah pada missed abortion Komplikasi Perdarahan, perforasi, syok dan infeksi Pada missed abortion dengan retensi lama hasil konsepsi dapat terjadi kelainan pembekuan darah.

Abortus iminens, perdarahan pervaginam pada kehamilan kurang dari 20 minggu, tanpa ada tanda-tanda dilatasi serviks yang meningkat. Abortus insipiens, bila perdarahan diikuuti dengan dilatasi serviks. Abortus inkomplit, bila sudah sebagian jaringan janin dikeluarkan dari uterus. Bila abortus inkomplit disertai infeksi genetalia disebut abortus infeksiosa 4. Abortus komplit, bila seluruh jaringan janin sudah keluar dari uterus 5. Missed abortion, kematian janin sebelum 20 minggu, tetapi tidak dikeluarkan selama 8 minggu atau lebih.

Abortus spontan diduga disebabkan oleh : - kelainan kromosom sebagian besar kasus - infeksi chlamydia, mycoplasma dsb - gangguan endokrin hipotiroidisme, diabetes mellitus - oksidan rokok, alkohol, radiasi dan toksin Proses Abortus dapat dibagi atas 4 tahap : abortus imminens, abortus insipiens, abortus inkomplet dan abortus komplet.

Abortus Iminens Abortus imminens adalah peristiwa terjadinya perdarahan dari uterus pada kehamilan sebelum 20 minggu, di mana hasil konsepsi masih dalam uterus, dan tanpa adanya dilatasi serviks. Ciri : perdarahan pervaginam, dengan atau tanpa disertai kontraksi, serviks masih tertutup Jika janin masih hidup, umumnya dapat bertahan bahkan sampai kehamilan aterm dan lahir normal.

Jika terjadi kematian janin, dalam waktu singkat dapat terjadi abortus spontan. Penentuan kehidupan janin dilakukan ideal dengan ultrasonografi, dilihat gerakan denyut jantung janin dan gerakan janin.

Jika sarana terbatas, pada usia di atas minggu denyut jantung janin dicoba didengarkan dengan alat Doppler atau Laennec. Bila hasil negatif mungkin janin sudah mati. Pemeriksaan USG untuk menentukan apakah janin masih hidup. Abortus Insipiens Abortus insipiens adalah peristiwa terjadinya perdarahan dari uterus pada kehamilan sebelum 20 minggu, dengan adanya dilatasi serviks uteri yang meningkat, tetapi hasil konsepsi masih berada di dalam uterus.

Ciri : perdarahan pervaginam, dengan kontraksi makin lama makin kuat makin sering, serviks terbuka. Suntikkan ergometrin 0,5 mg intramuskular. Abortus Inkomplit Abortus inkompletus adalah peristiwa pengeluaran sebagian hasil konsepsi pada kehamilan sebelum 20 minggu, dengan masih ada sisa tertinggal dalam uterus.

Ciri : perdarahan yang banyak, disertai kontraksi, serviks terbuka, sebagian jaringan keluar. Ciri : perdarahan pervaginam, kontraksi uterus, ostium serviks sudah menutup, ada keluar jaringan, tidak ada sisa dalam uterus.

Diagnosis komplet ditegakkan bila jaringan yang keluar juga diperiksa kelengkapannya. Abortus Abortion Kematian janin dan nekrosis jaringan konsepsi tanpa ada pengeluaran selama lebih dari 4 minggu atau lebih beberapa buku : 8 minggu? Biasanya didahului tanda dan gejala abortus imminens yang kemudian menghilang spontan atau menghilang setelah pengobatan.

Oksitosin dapat diberikan sampai IU dalam 8 jam. Bila tidak berhasil, ulang infus oksitosin setelah pasien istirahat satu hari. Abortus Septik Sepsis akibat tindakan abortus yang terinfeksi misalnya dilakukan oleh dukun atau awam. Bahaya terbesar adalah kematian ibu. Tentukan dulu, janin mati atau hidup.

Jika memungkinkan,periksa dengan USG 3. Jangan terpengaruh hanya pemeriksaan B-HCG yang positif, karena meskipun janin sudah mati, B-HCG mungkin masih tinggi, bisa bertahan sampai 2 bulan setelah kematian janin.

Prinsip : wanita usia reproduktif dengan perdarahan per vaginam abnormal HARUS selalu dipertimbangkan kemungkinan adanya kehamilan. Pemeriksaan fisis umum : keadaan umum, tanda vital, sistematik. JIKA keadaan umum buruk lakukan resusitasi dan stabilisasi segera! Pemeriksaan ginekologi : ada tidaknya tanda akut abdomen.

Jika memungkinkan, cari sumber perdarahan : apakah dari dinding vagina, atau dari jaringan serviks, atau darah mengalir keluar dari ostium? Pemeriksaan vaginal touche : hati-hati. Bimanual tentukan besar dan letak uterus. Jangan dipaksa. Adneksa dan parametrium diperiksa, ada tidaknya massa atau tanda akut lainnya. Sondage, menentukan posisi dan ukuran uterus. Masukkan tang abortus sepanjang besar uterus, buka dan putar 90o untuk melepaskan jaringan, kemudian tutup dan keluarkan jaringan tersebut.

Sisa abortus dikeluarkan dengan kuret tumpul, gunakan sendok terbesar yang bisa masuk. Kini dengan alat hisap dan kanul plastik dapat dikeluarkan jaringan konsepsi dengan trauma minimal, terutama misalnya pada kasus abortus mola. Jaringan konsepsi dikirim untuk pemeriksaan patologi anatomi, agar dapat diidentifikasi kelainan villi. Usia ibu yang lanjut 2. Riwayat infertilitas 4.

Penatalaksanaan pasca abortus Pemeriksaan lanjut untuk mencari penyebab abortus. Perhatikan juga involusi uterus dan kadar B-hCG bulan kemudian. Pasien dianjurkan jangan hamil dulu selama 3 bulan kemudian jika perlu, anjurkan pemakaian kontrasepsi kondom atau pil. Kesimpulan Dari pembahasan makalah diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa : 1. Abortus hanya dipraktikkan dalam klinik atau fasilitas kesehatan yang ditunjuk oleh pemerintah dan organisaso-organisasi profesi medis.

Aborsi hanya dilakukan oleh tenaga profesional yang terdaftar dan memperoleh izin untuk itu, yaitu dokter spesialis kebidanan dan genekologi atau dokter umum yang mempunyai kualifikasi untuk itu. Aborsi hanya boleh dilakukan pada usia kehamilan kurang dari 12 minggu untuk usia diatas 12 minggu bila terdapat indikasi medis. Harus disediakan konseling bagi perempuan sebelum dan sesudah abortus.

Harus ditetapkan tarif yang terjangkau oleh segala lapisan masyarakat. Saran Abortus hendaknya dilakukan jika benar-benar terpaksa karena bagaimanapun didalam kehamilan berlaku kewajiban untuk menghormati kehidupan manusia dan abortus hendaknya dilakukan oleh tenaga profesional yang terdaftar.

PE CULMILE DISPERARII PDF

Abortus Imminens: Penyebab, Gejala, Penanganan, dll

January 1, Leave a comment Go to comments Definisi Abortus Imminens Abortus adalah berakhirnya suatu kehamilan oleh akibat-akibat tertentu pada atau sebelum kehamilan tersebut. Berusia 22 minggu atau buah kehamilan belum mampu untuk hidup di luar kandungan. Abortus adalah pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup di luar kandungan Mochtar Rustam, Sinopsis Obstetri. Abortus imminens adalah terjadi perdarahan bercak yang menunjukkan ancaman terhadap kelangsungan suatu kehamilan. Dalam kondisi ini, kehamilan masih mungkin berlanjut dan dipertahankan Wiknjosastro dkk, : Partus Immaturus adalah pengeluaran buah kehamilan antara 28 minggu — 37 minggu atau bayi dengan berat badan gr — gr.

BLUETOOTH JSR 82 TRAINING PDF

Abortus Imminens, Ancaman Keguguran yang Perlu Diwaspadai Saat Hamil Muda

Tania Savitri - Dokter Umum Trimester pertama merupakan masa-masa rentan untuk ibu hamil. Salah satu risiko terbesar yang mungkin terjadi saat hamil muda adalah abortus imminens. Komplikasi kehamilan trimester awal ini dapat membahayakan kesehatan ibu dan calon jabang bayinya. Apa itu abortus imminens? Membaca namanya, Anda mungkin berpikiran bahwa abortus imminen ada hubungannya dengan tindak aborsi. Abortus imminens adalah istilah yang menggambarkan tanda dan gejala peringatan keguguran. Kadang juga disertai nyeri di sekitar perut dan punggung bawah akibat kontraksi rahim, padahal belum terjadi pelebaran leher rahim.

ALGEBRA MODERNA FRANK AYRES PDF

Abortus Imminens – Penyebab, Penanganan dan Pencegahan

Pengertian Abortus dan contoh Askeb Abortus Imminens Pengertian Abortus Abortus adalah terhentinya kehamilan atau pengeluaran hasil konsepsi pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari gram, sebelum janin dapat hidup diluar kandungan. Abortus ada beberapa macam yaitu Abortus spontan, Abortus buatan, dan Terapeutik. Biasanya abortus spontan dikarenakan kurang baiknya kualitas sel telur dan sel sperma. Abortus buatan merupakan pengakhiran kehamilan dengan disengaja sebelum usia kehamilan minggu. Pengguguran kandungan buatan karena indikasi medik disebut abortus teraupiotik.

MUCINOSIS FOLICULAR PDF

Abortus imminens: gejala, penyebab, pengobatan

Latar Belakang Abortus provocatus adalah istilah Latin yang secara resmi dipakai dalam kalangan kedokteran dan hukum. Maksudnya adalah dengan sengaja mengakhiri kehidupan kandungan dalam rahim seseorang perempuan hamil. Karena itu abortus provocatus harus dibedakan dengan abortus spontaneus, dimana kandungan seorang perempuan hamil dengan spontan gugur. Secara medis abortus dimengerti sebagai penghentian kehamilan selama janin belum viable, belum dapat hidup mandiri di luar rahim, artinya sampai kira-kira 24 minggu atau sampai awal trimester ketiga. ABORTUS Abortus adalah ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari gram. Istilah abortus dipakai untuk menunjukkan pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup di luar kandungan.

Related Articles